Selamat datang... Silahkan baca, pelajari dan jangan lupa berikan komentar...Terima kasih...

Selasa, 23 Oktober 2012

Pengertian file dan folder




Folder ada tempat kumpulan dokumen,
sub folder adalah folder yang berada di dalam folder lainnya.
File adalah dokumen itu sendiri...

Ibarat lemari pakaian, semua file yang dibuat adalah pakaian, dan folder adalah laci lemari yang digunakan untuk menyimpan semua pakaian tadi. Bayangkan, jika kita tidak memiliki lemari dengan laci-laci, maka semua pakaian akan bertumpuk begitu saja, sehingga terlihat berantakan dan tidak rapi.

File-file yang dibuat sebaiknya disimpan ke dalam folder-folder yang sesuai, sehingga nantinya akan memudahkan kita, ketika kita mencari file-file yang dibutuhkan. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya. Ekstensi file adalah sebagai tanda yang membedakan jenis-jenis file. Berikut adalah tabel yang menunjukkan contoh: ekstensi dari beberapa file, yang biasa ditemukan di komputer.

NO
JENIS FILE
EKSTENSI
1
File system
sys, com, bak, bat, tmp, dan exe.
2
File video
avi, mpg, mpeg, wmv, 3gp, dan flv.
3
File suara/musik
wav, rm, mp3, dan midi.
4
File gambar
jpg, jpeg, gif, tif, tiff, dan png.
5
Dokumen
html, doc, odt, xls, ods, dan pdf.



Sumber : http://artikel-teknolog.blogspot.com/2011/04/pengertian-file-dan-folder.html

Makan Nasi Berlebih Dapat Membahayakan Otak?

Ghiboo.com - Mulai kini seimbangkan porsi nutrisi di piring makan Anda. Pada otak, makanan yang mengandung karbohidrat malah menumpulkan kemampuan otak.

Penelitian dari Mayo Clinic di Amerika menunjukkan lansia yang menerapkan pola makan kaya karbohidrat memiliki risiko empat kali lebih mungkin mengalami gangguan kognitif ringan.

Menurut temuan dalam Journal of Alzheimer Disease, makanan berkarbohidrat kompleks, seperti nasi, pasta, roti dan sereal mengandung gula yang memainkan peran dalam perkembangan penyakit kognitif, termasuk alzheimer.

Disisi lain, orang yang mengonsumsi makanan kaya lemak dan protein tinggi seperti kacang-kacangan, ayam, daging dan ikan malah memiliki risiko rendah mengalami penurunan kognitif.

"Asupan tinggi karbohidrat mempengaruhi metabolisme insulin dan glukosa Anda," jelas pemimpin penelitian Rosebud Roberts, dilansir melalui Dailymail (22/10).

Robert juga mengatakan bahwa kadar glukosa yang tinggi dapat mempengaruhi pembuluh darah otak dan memicu perkembangan plak amiloid beta. Peneliti meyakini penumpukan amoloid beta menjadi salah satu penyebabnya.

"Temuan ini menunjukkan bahwa kita bisa mengurangi risiko penyakit. Yang terpenting adalah seimbang mengonsumsi karbohidrat, protein dan lemak," sarannya.

Sumber : http://id.she.yahoo.com/makan-nasi-berlebih-membahayakan-otak-083000034.html

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | cna certification